Kunjungan ke:

Kunjungan

 

Efek penghambatan Propolis terhadap Angiogenesis, Invasi Tumor

dan Metastasis


Menu Utama

HOME

Profile
PRODUCTS
SYSTEM
BELANJA
GALLERY

KESAKSIAN

OMSET

 

Network WFBC

STOCKIEST
SPONSOR ANDA
Open Plan Presentation (OPP)

 

Links & Online

Website

Weblog

Mail Groups

Online Business

 

 

Alamat

0251-8634013

Jl. Johar I C2/23
Taman Pagelaran
Ciomas - BOGOR
16610

 

 

Caffeic acid phenethyl ester (CAPE) yang diturunkan dari propolis lebah madu telah diteliti pengaruhnya terhadap angiogenesis, invasi sel tumor, dan metastasis. Suatu assay sitotoksisitas dalam sel-sel CT26 adenocarcinoma usus besar menunjukkan respon sesuai dosis yang menurunkan viabilitas sel-sel tersebut tetapi tidak mempengaruhi secara signifikan pertumbuhan sel-sel umbilical vein epithelial manusia (HUVEC). Konsentrasi rendah CAPE (1.5 µg/mL) menghambat 52.7% pembentukan tabung-tabung seperti pembuluh kapiler dalam kultur HUVEC pada Matrigel. Sel-sel CT26 yang diberi perlakuan CAPE 6 µg/mL menunjukkan hasil yang tidak hanya menghambat invasi sel-sel tumor hingga 47.8% tetapi juga mengurangi ekspresi matriks metalloproteinase (MMP)-2 dan -9. Produksi faktor pertumbuhan vascular endotelial (VEGF) dari sel-sel CT26 juga dihambat oleh perlakuan CAPE 6 µg/mL. Injeksi intraperitoneal CAPE 10 mg/kg/hari) dalam tikus BALB/c menurunkan kapasistas metastatik pulmonary sel-sel CT26 yang terkait dengan penurunan level palsma VEGF. Perlakuan CAPE juga memperpanjang daya hidup tikus-tikus yang dicangkok dengan sel-sel CT26. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa CAPE memiliki potensi sebagai bahan antimetastatic (Liao et al., 2003).

Ada bukti menarik yang perlu dipertimbangkan, yaitu diduga bahwa angiogenesis dan inflammatory kronis adalah saling bergantung. Blokade angiostasis menghasilkan efek anti-inflammatory. Ekstrak etanol propolis (EEP) dan ekstrak ether propolis (REP) dan CAPE (komponen aktif propolis) telah diuji daya aktivitasnya sebagai anti-angiogenik dengan menggunakan assay membran chorioallantoic embrio ayam (CAM), dan assay sel-sel calf pulmonary arterial endothelial (CPAE). Keberadaan EEP, REP dan CAPE menghambat angiogenesis dalam CAM assay dan prolifesari sel-sel CPAE. Berdasarkan hasil-hasil ini, diduga bahwa selain aktivitas anti-angiogenik EEP, REP dan CAPE juga menunjukkan efek anti-inflammatory (Song et al., 2002).

Baru dari Warung Biyang Propolis.

PASSIVE INCOME NYATA

dari dunia MLM - Mari BERGABUNG

 

| sebelumnya | index produk | selanjutnya|